Biaya Bukan Cuma Soal Angka
Salah satu pertanyaan paling sering dari pemilik UMKM: “Berapa sih biaya bikin website?”
Jawaban jujurnya: tergantung kebutuhan Anda. Tapi bukan berarti Anda harus menebak-nebak. Artikel ini menjelaskan komponen biaya berdasarkan jenis website. Kalsara menyiapkan estimasi setelah kebutuhan dipahami; tidak ada paket harga tetap dalam artikel ini.
Rincian Biaya Berdasarkan Jenis Website
Website Company Profile
Cocok untuk: UMKM yang baru mulai, restoran, klinik kecil, penyedia jasa profesional.
Contoh cakupan: 3–5 halaman (Beranda, Tentang, Layanan, Kontak), desain responsif, struktur SEO dasar, bantuan setup domain dan hosting, serta tautan WhatsApp. Jumlah halaman, materi, dan dukungan disepakati dalam proposal.
Toko Online Mandiri
Cocok untuk: UMKM yang ingin jualan online tanpa bergantung marketplace.
Contoh cakupan tambahan: katalog produk, dashboard pesanan, CMS, dan integrasi pembayaran. Kebutuhan integrasi, biaya penyedia pembayaran, serta masa dukungan dihitung sesuai proyek.
Custom Solution
Cocok untuk: sistem booking klinik, portal pendaftaran sekolah, dashboard penjualan, atau sistem custom sesuai proses bisnis spesifik.
Biaya Tersembunyi yang Perlu Diketahui
Bandingkan proposal berdasarkan cakupan, bukan harga saja. Periksa biaya domain dan hosting, lisensi pihak ketiga, revisi, serah terima akses, serta durasi dukungan. SEO dasar membantu mesin pencari memahami halaman, tetapi tidak menjamin peringkat.
Tips Sebelum Pilih Jasa Website
- Tanya: “Source code-nya jadi milik saya setelah pelunasan?”
- Tanya: “Berapa halaman yang termasuk dalam harga?”
- Tanya: “Apakah SEO dasar sudah termasuk?”
- Tanya: “Berapa kali revisi yang diperbolehkan?”
- Tanya: “Bagaimana support setelah website live?”
Butuh website yang sesuai budget dan kebutuhan UMKM Anda? Kalsara siap bantu, dari company profile hingga toko online mandiri.